Happy #ProgrammerDay

13 September 0 Comments A+ a-



Seumur-umur baru tau ini kalo ada yang namanya "Programmer Day" and guess what? Ya it's today! 13 September 2015. Mengutip dari wikipedia inilah penjelasan dari "Hari Programmer" :
"The Day of the Programmer is an international professional day recognized in many technology companies and programming firms, that is celebrated on the 256th (hexadecimal 100th, or the 28th) day of each year (September 13 during common years and on September 12 in leap years). The number 256 (28) was chosen because it is the number of distinct values that can be represented with an eight-bit byte, a value well-known to programmers.[3]256 is also the highest power of two that is less than 365, the number of days in a common year."
Jatuh di hari ke 256 setiap tahunnya, tepatnya tanggal 12 September pada tahun kabisat dan tgl 13 September pada tahun lainnya hal ini berdasarkan nilai yang dapat ditampung pada setiap byte, which is byte adalah sejarah penting dalam dunia pemrograman. Nah, sebagai salah satu orang yg hidup dari coding >.< pengen juga rasanya buat ikut memperingati, tapi enaknya ngapain ya?  
Should I code?
No way, its the first day off after last 3 weeks actually
Hmmm, how about learning?
Good idea!
C#? *my first love, the one that made me enjoy become a programmer
Perfect!
Ga usah lama-lama langsung aja buka microsoft virtual academy, salah satu portal untuk belajar dan bersertifikat #lol. Looking for C# topic and I found this one "Programming in C# Jump Start". Maybe its too late after years code in C# and attend the basic one but its okay, never too late to learn right? Nothing to lose with having these one. And Yay! finally I got this certificate for my completed courses :

So guys, what are you doing to celebrate this day? Atau mungkin ada pesan, kesan dan harapan kalian buat dunia pemrograman dan para programmer khususnya, boleh banget buat share at comment box below. Dari saya cuma mau ngucapin selamat hari Programmer buat para programmer, calon programmer maupun mantan programmer, keep lazy stay hungry stay foolish and never stop learning. Maju terus dunia coding Indonesia *apasih :D Happy Programmer Day and Happy coding everyone :)

Sharepoint Apps - Provider Hosted

11 September 0 Comments A+ a-

Setelah di artikel sebelumnya kita membuat Sharepoint Hosted App, kali ini kita akan coba untuk membuat Provider Hosted App. Apa bedanya dan configurasi awal apa yang kita butuhkan? please refer here. Get ready and you can create a Provider Hosted Apps as easy as one, two, three!


1. Buat Project Baru
Buka Visual Studio (Run as Administrator)
Create New Project 
> App for Sharepoint 2013


> Next > Provider Hosted

> Next > ASP.Net Web Form Application

> Next > Browse Certificate dan masukkan Issuer ID (refer here)


2. Visual Studio Configuration
Web.Config 
buka http://yourserver/_layouts/15/Appregnew.aspx
klik tombol generate pada field App Id, copy value yang tergenerate pada textbox dan paste di web.config serta appmanifest.xml


Web.Config

>AppManifest.xml


3. Deploy Solution
Klik kanan pada Solution > Deploy/Run
Browser akan terbuka > Login > Sharepoint Apps kita sudah jadi


Sharepoint Apps - Sharepoint Hosted

11 September 0 Comments A+ a-

Kali ini kita akan membuat Sharepoint Hosted App, sebelumnya saya rekomendasikan untuk membaca Sharepoint 2013 Apps terlebih dahulu dan kemudian berlanjut ke artikel ini. Jika sudah langsung saja inilah 5 langkah mudah membuat Sharepoint Hosted App.

1. Buat Zone baru
Administrative Tools > DNS > Forward Lookup Zone 
klik kanan, pilih
New Zone > Next > Next > Next > akan tampil screen dibawah



2. Buat CNAME baru
Klik kanan pada zona baru yang telah kita buat
select New Alias (CNAME) dan masukkan value dibawah



3. Setting Apps URL
buka Central admin > Apps > Configure App URLs
masukkan value seperti dibawah

4. Buat Project Baru
Buka Visual Studio (Run as Administrator)
Create New Project 
> App for Sharepoint 2013


> Next > Sharepoint Hosted > Finish



5. Deploy Solution
Klik kanan pada Solution > Deploy/Run
Browser akan terbuka > Login > Sharepoint Apps pertama kita sudah jadi


Sharepoint 2013 Apps

10 September 0 Comments A+ a-


Overview

Sebelum melangkah lebih lanjut, lets take a look about Sharepoint Apps first. Barang apalagi sih ini? Sharepoint Apps adalah bagian kecil dari perangkat lunak yang kita buat pada sharepoint. Berikut hosting yang tersedia beserta bagan penjelasan dari masing-masing pilihan :
     1. Provider-hosted
     2. Sharepoint-hosted
     3. Cloud-hosted (Azure)


So, Why Apps? Setidaknya ada beberapa alasan mengapa kita menggunakan Apps instead of Web Application or Sandbox Solution, yaitu :
1. Code tidak akan dieksekusi di server, hal ini bisa memperingan beban server
2. Code dijalankan di client/browser-side, IIS atau Windows Azure (diluar Sharepoint)
3. Install/Uninstall/ Update aplikasi bisa dilakukan tanpa mempengaruhi situs Sharepoint
4. Lebih baik dalam hal useability, development, dan deployment
5. Pengunaan yang lebih baik untuk perangkat mobile.


Basic Configuration

Nah setelah membaca sekilas tentang sharepoint apps sekarang kita akan melakukan konfigurasi dasar untuk memulai membuat sebuah apps, yang kita dibutuhkan adalah :
  • Sharepoint Site
  • SPFarm User (non-SystemAccount)
  • Run Services
  • Certificate (for secure apps)
ok, langsung saja kita bahas satu persatu
1. Sharepoint Site
kita membutuhkan sharepoint site untuk mendeploy apps kita, cara bikinnya mudah sekali tinggal buka central admin > Application Management > Create site collections. Kemudian isi title, description, port, site collection admin, dan gunakan template Team Site. Tunggu beberapa saat dan aha! your site collection will be created successfully :)

2. SPFarm User
kita juga membutuhkan sebuah user yang tergabung dalam SPFarm selain system account tentunya. Karena system account tidak bisa dipakai untuk mendeploy apps jadi jangan lupa untuk selanjutnya kita harus login ke windows menggunakan user ini ketika mendevelop sebuah apps.
Masuk ke Administrative Tools > User and Computer
Klik kanan pada Users > New > User > Isi value seperti contoh dibawah


Untuk menjadikan user diatas sebagai SPFarm, kita buka dulu central admin kemudian masuk ke Security, dibawah menu User klik Manage farm administrators group > Add user yang telah kita buat tadi dan klik Share



3. Run Services
agar apps kita bisa dibuat, maka perlu dinyalakan dulu beberapa services nya, syntax-syntax berikut dijalankan pada Sharepoint Management Shell, jadi silahkan di-open programnya dulu lalu run script berikut

add-pssnapin "Microsoft.Sharepoint.Powershell"

$account = Get-SPManagedAccount sharepoint13\administrator

Remove-SPServiceApplicationPool -Identity SettingsServiceAppPool

$appPoolSubSvc = New-SPServiceApplicationPool -Name SettingsServiceAppPool -Account $account

$appSubSvc = New-SPSubscriptionSettingsServiceApplication -ApplicationPool $appPoolSubSvc -Name SettingsServiceApp -DatabaseName SettingsServiceDB

$proxySubSvc = New-SPSubscriptionSettingsServiceApplicationProxy -ServiceApplication $appSubSvc

4. Certificate
certificate diperlukan agar apps kita trusted, dan inilah langkah-langkahnya :
a) Create New Certificate
Open IIS  > Server Certificate > Create Self-Signed Certificate > OK

b) Export Certificate
Double klik pada certificate yg telah kita buat tadi dan akan muncul popup, kemudian pilih tab 'Detail' dan klik button Copy to File

Next - next aja terus sampai muncul untuk mengisi path dimana certificate akan disimpan, kemudian next lagi > finish > ok. Certificate kamu udah bisa dipakai guys

Aplikasi Approval Sederhana (Analisa&Desain)

05 September 1 Comments A+ a-

Tahap awal untuk membuat sebuah aplikasi adalah analisa dan desain, salah satunya adalah perancangan sistem dimana kita harus bisa menerjemahkan requirement dari user untuk menuju proses selanjutnya yaitu fase development. Mungkin kalian sering menjumpai contoh-contoh kasus pada artikel lain atau juga mungkin yang sering dipakai disekolah/kuliah seperti sistem penjualan, penyewaan, gudang, dan lain-lain dalam artikel kali ini kita akan mengambil sebuah contoh kasus yang ngga mainstream namun tetap sederhana agar mudah dipahami.



Sedikit overviewnya tentang sistem approval sederhana yang akan kita buat, jadi tujuannya adalah untuk melakukan persetujuan dahulu sebelum data dapat diproses lebih lanjut. Contoh implementasinya misal "Sistem approval penerimaan anggota baru", jadi ketika ada anggota baru yang mendaftar tidak secara otomatis dianggap sebagai anggota yang sah, namun harus disetujui dulu oleh ketua organisasi. Jika ketua setuju maka pendaftar resmi menjadi anggota dan dapat diproses lebih lanjut, begitupun sebaliknya.

Tahap 1 : Analisa Requirement
Sebuah program dirancang berdasarkan requirement dari user, dalam hal ini pihak developer biasanya diberikan sebuah dokumen yang disebut dengan SOR (Scope of Requirement). Mirip seperti batasan masalah, dokumen ini berisi apa saja dan seberapa jauh yang diharapkan user dari aplikasi tersebut. Kenapa SOR? Karna keinginan manusia itu tidak ada batasnya, jika tidak dibatasi bisa melebar selebar samudra dan sejauh angkasa :D

Judul                      : Aplikasi Approval Sederhana
Requirement          : Sistem approval multilevel yang bisa diimplementasikan ke banyak proses bisnis
Detail Requirement:
- Approval dilakukan oleh user yang terdaftar pada sistem
- Satu user hanya boleh melakukan 1x approval di setiap kategori
- Level approval bisa dibuat tak terbatas/dinamis sesuai kebutuhan
- Setiap level bisa berisi 1 atau lebih user, kecuali level tertinggi hanya berisi 1 user
- Status approval terdiri dari (approve/not approve/in progress/reject)
- Terdapat kategori approval yang bisa diimplementasikan ke masing-masing data
- User dapat mendesign skema approval untuk setiap kategori


Tahap 2 : Flowchart Program
Setelah kita tahu keinginan dari pihak user, maka ini adalah saatnya untuk membuat diagram alur, dimana kita menganalisa bagaimana jalannya proses bisnis tersebut ketika diimplementasikan kedalam sebuah program aplikasi. And ya, kemampuan berhayal  menganalisa akan sangat diuji pada tahapan ini :D


Tahap 3 : Database Design (using SQL Server)
Yap, tahap terakhir sebelum memasuki proses coding/development adalah database design dan kali ini kita akan menggunakan SQL Server sebagai databasenya. Berikut adalah daftar table yang diperlukan untuk membuat Aplikasi Approval Sederhana berdasarkan flowchart diatas.

Table User: 
untuk menyimpan data user

Field
Type
Null
Default
Description
PK
Username
Varchar(20)
No



Password
Varchar(max)
No



Table Master: 
untuk menyimpan data master

Field
Type
Null
Default
Description
PK
MasterID
Varchar(20)
No

reference ke table master, bisa diisi dengan ID dari berbagai table master

Description
Varchar(max)
Yes


FK
Category
Varchar(20)
No



Status
Varchar(20)
No
In Progress


Table Category: 
untuk menyimpan skema approval pada setiap kategori

Field
Type
Null
Default
Description
PK
Category
Varchar(20)
No


FK
Username
Varchar(max)
No

user yg bertugas untuk melakukan approval

Level
Int
No

menunjukkan level approval setiap user pada setiap kategori, semakin banyak nilainya maka semakin tinggi levelnya

Table Approval: 
untuk menyimpan data transaksi approval

Field
Type
Null
Default
Description
PK
ApprovalID
Varchar(20)
No


FK
MasterID
Varchar(20)
No


FK
Username
int
No



Turn
Bit
No
0
menunjukkan level yg sedang melakukan approval

Approve
bit
Yes
Null


And Yay! we are done
Selesailah tahap analisa dan desain sampai disini, semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita tentang bermacam proses bisnis dan juga mengembangkan kemampuan analisa serta design sistem. See yaa at next article and have a nice weekend :)