Dapper (bukan Baper)

14 Februari 0 Comments A+ a-

     Enaknya kerja di vendor adalah kalian bisa ngerasain punya kantor dimana-mana, project baru it means client baru, kantor baru, team baru, atmosfir baru dan tantangan baru (gaji baru menyusul ya pak bos :D #kode). I got a new project at the mid year of my job here, yang sebenernya project ini adalah bakal calon project pertama saya ketika diterima, bahkan sebelum resmi bekerja sudah diinstruksikan untuk kesini sampe dikenalin sama tim lead dan PM segala, namun semua itu berubah ketika negara api menyerang hari pertama kerja ternyata saya dimutasi ke project lain. Tapi ya yang namanya jodoh ga bakal kemana *jangan baper

          Yes, entah ini mimpi buruk atau apa hari pertama di project baru agendanya adalah prepare environment dan briefing. Karena copy, install dan setting ini itu segala macem memakan waktu cukup lama jadilah briefing baru bisa dilakukan ketika matahari sudah berganti bulan, and one of the most interesting adalah ketika dijelaskan bahwa project tersebut menggunakan Dapper. First time tau makhluk ini kirain apaan, soalnya karna lagi laper jadi dengernya Baper bukan Dapper haahaha... 

          Daper adalah salah satu micro-ORM. Hmm.. micro ORM, apa bedanya dengan ORM? Ya, so far saya baru pernah menggunakan tools ORM seperti ADO.NET, Entity Framework, dan LINQ to SQL. Sedangkan kali ini karena tuntutan pekerjaan *ceilah terpaksa berkenalan dengan Dapper yang ternyata sudah dikenal sebagai the king of Micro ORM #wooo.. 

          Sebelum kita ngobrol lebih lanjut, buat yang belum tau ORM itu adalah Object Relational Mapping dimana dia ini yang akan menjadi jembatan antara objek yang didefinisikan dalam kode pemrograman dengan database, sedangkan micro ORM bisa disebut sebagai lightweight ORM yang biasanya terbatas dalam fitur tetapi melakukan kinerja lebih cepat dari ORM berfitur lengkap. 

          Dapper .NET dibuat oleh Sam Saffron, salah seorang developer berbakat yang ada di belakang Stack Overflow yang mana ORM ini juga digunakan sendiri oleh website besar tersebut. Nah makin penasaran kan kenapa sih harus nyobain Dapper? Berikut adalah beberapa kelebihannya : 


  • Dapper adalah ORM tercepat kedua 
  • Lebih sedikit linescode yg digunakan 
  • Memungkinkan mengambil beberapa data berdasarkan beberapa inputan 
  • Melakukan operasi CRUD langsung menggunakan objek IdbConnection instead of passing data menggunakan various objects seperti pada EF atau ADO.Net 
  • Dapper memungkinkan untuk menyimpan bulk data sekaligus 

          But ya, milih ORM itu cocok-cocokan kaya milih jodoh *ga usah baper :P. Istilahnya no-ORM perfect lah karna Dapper juga punya kelemahan, jadi pakenya tergantung kebutuhan aja. Sekian dulu pengantar untuk Dapper, mungkin akan dilanjut lagi di artikel selanjutnya kalo tak sibuk heehe *sok sibuk